Peluang Usaha : Kopi Nusantara, Ralf Coffee dan “Kobar”

Peluang Usaha : Kopi Nusantara, Ralf Coffee dan “Kobar”

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Bina Bangun Bangsa kerja sama dengan Ralf Coffee dalam penjualan dan pemasaran Kopi Nusantara. “Ralf Coffee” dikenal sebagai distributor hampir 50 varian kopi nusantara. Selama ini Ralf Coffee memasarkan produknya dengan menggandeng pelaku UMKM dengan jualan Kopi dengan gerobak merk “Kobar”, Kopi Bareng. saat ini sudah ada beberapa outlet yang tersebar di beberapa wilayah di DKI Jakarta.

Ralf Novizon sebagai pemilik dari Ralf Coffee berharap agar Kobar, sebagai gerobak Kopi dapat menjadi alternatif ekonomi kreatif bagi para pelaku umkm pemula atau bagi para generasi muda yang ingin menjadi entrepeneur (pengusaha), selain membantu para petani kopi lokal dengan kualitas dunia .

Dengan modal 7,5 – 15 Juta, siapa saja dapat memulai usaha Gerobak atau Sepeda Kopi tersebut. Para peminat akan diberikan peralatan dan perlengkapan kopi standard serta stok biji kopi premium, selain itu akan ditraining dan dapat pendampingan sebagai pengusaha kopi dan “Barista” yang profesional.

Selain jual minuman utama aneka Kopi, juga jual aneka snack, cake dan cookies khas nusantara lainnya serta aneka makanan/minuman lainnya.

[smartslider3 slider=19]

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi via sms/wa/telegram ke : 081319228227 atau isi form minat di bawah ini :

Produsen Kios BBM Eceran Pertamini, Omzetnya Miliaran Rupiah

Produsen Kios BBM Eceran Pertamini, Omzetnya Miliaran Rupiah

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Awalnya ketiga bersaudara Andri, Indra dan Ardi, iseng ingin berjualan bensin eceran namun dengan cara yang berbeda. Muncullah ide untuk membuat kios pom bensin dengan ukuran 1×1 meter persegi (m2).

Ide tersebut tercetus sekitar empat tahun yang lalu. Dari situlah titik booming perangkat bensin eceren Pertamini buatan Karya Teknik Bersama (KTB).

“Pertama kali awalnya iseng-iseng, terus coba jualan tapi enggak laku sama sekali. Orang ngiranya jualan minuman Pop Ice. Tapi setelah orang tahu, lama-lama mulai banyak yang beli,” kisah Ardi kepada Okezone di Jakarta.

Singkat cerita, sekitar dua tahun yang lalu mulai ada orang yang tertarik untuk ikut mencoba berbisnis pom bensin versi mini. Alhasil ketiga bersaudara tersebut mulai beralih menjadi produsen Pertamini.

Awalnya kapasitas yang dibuat sebesar 120 liter bensin dan masih menggunakan keran dengan harga Rp6 juta per unit. Sering berjalannya waktu banyak dari pelanggannya yang mulai meminta untuk dibuat dengan kapasitas yang lebih besar. Akhirnya mereka mulai memperbesar kapasitas produksinya menjadi 210 liter dan menggunakan fuel nozzle dipatok dengan harga Rp7,5 juta.

“Dulu kapasitasnya masih 120 liter, yang sekarang 210 liter. Karena banyak yang komplain, rata-rata yang beli ini lakunya di atas 200 liter. Jadi buat efisiensi,” tuturnya.

Setelah setelah dua tahun memproduksi secara masal, kini total produksi sudah berjumlah 4.300 unit. Dengan rata-rata produksi per bulan sebanyak 350 unit. Jika dihitung total omzetnya mencapai Rp2,625 miliar.

“Coba saja dikalikan. Tapikan itu muter, bersihnya sekira Rp1 juta per unit. Paling mentoknya 400 ribu per unit setelah dikurangin gaji karyawan dan biaya lainnya,” tukasnya.

Tidak heran KTB mempunyai omzet yang fantastis, pasalnya produk Pertamini sudah Booming di wilayah Jabodetabek, Bali dan Papua. Kini KTB mulai menyasar seluruh wilayah Pulau Jawa.

Link terkait : Produsen Kios BBM Eceren Pertamini, Omzetnya Miliaran Rupiah :: Okezone Economy.