Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Perkembangan dunia UKM Indonesia (Usaha Kecil Menengah), tidaklah bisa terlepas dari sumbangsih dan kontribusi seorang Ir. Deddy E. Tanjung, MBA, MM., karena dedikasinya yang selama ini sebagai penggiat UKM di Indonesia.
Sebagai Konsultan Pendampingan Pemberdayaan Sektor Riil dan UMKM, Deddy E. Tanjung yang biasa dipanggil Bang Edo sebagai panggilan akrabnya, berbagi pengetahuan dan pengalamannya kepada masyarakat dan kawula muda, yang harapannya untuk dapat menciptakan wirausahawan muda, mandiri yang kreatif dan berhasil dalam mengembangkan potensi UKM Indonesia, yang terbukti bahwa UKM telah menjadi kontributor terbesar dan penggerak utama bagi percepatan pembangunan perekonomian nasional selama ini.
Selain aktif sebagai Konsultan Ahli di Bank Indonesia, pria yang terkenal ramah ini pun sering mengadakan dan menghadiri berbagai seminar dan diskusi ilmiah dengan banyak kalangan umum, termasuk juga Deddy sering diminta menjadi staff pengajar di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Jakarta maupun di daerah, yang membawa semangat kewirausahaan agar siapa pun harus berani untuk menjadi pengusaha dan tidak takut gagal dalam memulai bisnisnya.
Berbagai ide peluang usaha dan pengetahuannya di bidang pemberdayaan ekonomi riil, selalu dituangkan Deddy melalui blog miliknya ( http://usaha-umkm.blog.com ). Dan sejumlah informasi dan penawaran kerja sama serta berbagai layanan jasa konsultansinya hingga saat ini sudah banyak membantu khalayak umum yang ingin memulai dan mengembangkan jiwa wirausahanya, terutama bagi pemula yang tidak perlu lagi susah payah mencari referensi terpercaya dalam memulai bisnisnya.
Sudah banyak pendampingan dan pengabdiannya terhadap terhadap kemajuan UKM Indonesia, ditandai dengan berbagai pelatihan dan pendampingan yang telah ia lakukan ke berbagai daerah di Nusantara ini. Dengan berbagai pendampingan mitra binaan yang tercipta di berbagai pelosok negeri, sebagian Sumatera dan setiap daerah di pulau Jawa dan Sulawesi selain korespodensi onlinenya yang menjangkau daerah-daerah lainnya di seluruh Indonesia.
Apalagi dengan kemampuannya, Deddy pun dapat membantu bagi setiap pelaku UKM untuk mendapatkan akses perbankan dalam mendapatkan bantuan permodalan dari sisi perbankan yang jauh lebih mudah dan murah, sehingga dapat membantu setiap pelaku UKM dalam meningkatkan kualitas dan produktivitasnya.
Maka tidaklah berlebihan apabila berbagai penghargaan telah diberikan kepada Deddy E. Tanjung, yang merupakan satu sosok penggiat pemberdayaan masyarakat yang terbukti telah mampu menggerakkan perekonomian UKM Indonesia demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang kreatif, mandiri dan sejahtera.
– Nama Lengkap: Ir. Deddy Edward Tanjung, MBA, MM – Tempat/Tgl Lahir: Bukittinggi, 3 Juli 1959 – Pendidikan Formal: * SMA Negeri Maninjau, Sumatera Barat * Sarjana Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor, Jawa Barat * Magister Busniness Administration (MBA) dan * Master Manajemen (MM) Institut Pendidikan dan Pengembangan Manajemen (IPPM), Jakarta
Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Wilayah Papua memiliki posisi dan kedudukan yang sangat strategis, baik secara nasional, regional apalagi global. Mengingat kekayaan sumber daya alamnya yang hingga kini saja masih dalam pemetaan potensi yang dimiliki dan terkandung oleh pulau terbesar di Indonesia ini. Maka tidak salah kalau dalam konteks kepentingan nasional, wilayah Papua merupakan lumbung pangan dan energi, tambang dan mineral di Kawasan Timur Indonesia.
“Potensi Papua dari sektor tambang dan mineral bagi nasional berdasarkan atas nilai besaran cadangannya, terutama tembaga dan emas yang hingga kini Papua termasuk wilayah yang mengandung cadangan emas terbesar di dunia”, begitu yang dijelaskan oleh Mesak Tegai, Konsultan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Papua, BINA BANGUN BANGSA kepada Portal Infokom.
“Baru sebagian kecil yang di eksplorasi, apalagi eksploitasi yang masih hanya terpusat di daerah Timika saja”, tambahnya lagi.
Sedangkan menurutnya apabila dilihat dari sektor pertanian dan perkebunan yang sudah dan sangat berkembang adalah pada potensi kelapa sawit, yaitu bahwa industri kelapa sawit di Pulau Papua sudah menjadi penyumbang devisa terbesar bagi negara Indonesia, karena Papua termasuk satu produsen kelapa sawit yang besar di kawasan Asia.
Selain kelapa sawit, masih ada potensi dari tebu lahan untuk produksi, yang merupakan tebu lahan terluas yang berada di luar Pulau Jawa.
Kemudian dalam konteks global, berdasarkan potensi sumber daya alam yang dimiliki, wilayah Papua dapat menjadi produsen penting bagi kebutuhan beberapa komoditas pangan, pertanian, perkebunan, serta energi, tambang dan mineral lainnya bagi Indonesia maupun dunia.
Belum lagi potensi perikanan kelautannya, yang sudah diakui oleh beberapa manca negara tetangga maupun Internasional.
Keindahan Alam di Papua
Sebagai putra asli daerah, Mesak Tegai sangat bangga bahwa Papua yang merupakan bagian dari NKRI sangat memiliki nilai ekonomi strategis, yang apabila dikelola dan diolah secara tepat maka akan menjadi potensi daerah yang juga merupakan potensi nasional, sehingga dapat menghasilkan dan meningkatkan pendapatan serta menyumbang bagi devisa negara.
Ir. Mesak Tegai sudah sejak lama mengupayakan adanya percepatan pembangunan daerahnya demi untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua keseluruhan, yang saat ini masih sangat memprihatinkan.
“Belum lagi masalah infrastruktur dasar yang hingga kini masih belum memadai dan terpenuhi secara cepat dan layak bagi keberlangsungan hidup masyarakat kami”, ujar Mesak lagi.
Karena menurutnya masalah ketertinggalan daerah Papua sangat memerlukan pembangunan infrastruktur seperti jalan penghubung dan atau transportasi yang bisa membuka akses keterhubungan antar wilayah dengan wilayah lainnya, yang saat ini belum terpenuhi, termasuk ketersediaan listrik dan telekomunikasi yang juga masih minim. Belum lagi masalah pendidikan dan kesehatan yang juga sangat kurang dan bahkan masih buruk.
“Maka saat ini saya sedang mengusulkan program percepatan pembangunan wilayah Papua dan Papua Barat, yang langsung dimajukan kepada Pemerintah Pusat dan Bappenas”, katanya.
Dengan harapan Mesak Tegai, bahwa usulannya tersebut agar menjadi perhatian dan pertimbangan pemerintah, sehingga menjadi prioritas pembangunan perekonomian dan kewilayahan Papua 2015-2019, demi masa depan masyarakat Papua keseluruhan yang lebih baik lagi.
“Syukurlah sekarang pak Presiden, pak Jokowi sangat perhatian dan peduli tentang kondisi dan keadaan Papua, dan Rakyat Papua sangat senang sekali, ada pemimpin yang benar – benar mau membela kebutuhan kami ini”, harapnya lagi.(***)